Radio di Era Internet: Dari Gelombang Udara ke Streaming
Dahulu, radio itu jadi teman setia banyak orang. Dia menjadi “teman” aktivitas pagi hari dalam menyiapkan agenda hari itu, pagi-pagi sebelum berangkat kerja, orang nyetel radio sambil ngopi. Di dapur, suara penyiar radio menyapa ibu-ibu yang lagi masak. Di angkot atau bus, radio jadi hiburan penghilang bosan. Semua itu disiarkan lewat gelombang udara, teknologi yang pada masanya luar biasa canggih. Sekarang? Radio nggak hilang, hanya ganti baju. Dari yang dulu disebarkan luaskan melalui gelombang udara, sekarang disambungkan lewat internet. Jadilah radio streaming. Jadi, bukan hanya kota tempat kita tinggal saja yang bisa mendengarkan, tapi orang seberang pulau atau bahkan seberang benua juga bisa nyimak. Sekarang kita hidup di era yang beda. Banyak orang mendengarkan musik atau berita lewat ponsel, sambil mengakses media sosial, atau sambil nonton YouTube. Ini menggambarkan radio tidak punah. Justru radio sedang berubah wujud. Dari yang dulu hanya lewat frekuensi A...